1. Home
  2. Apa itu sistem failover ?

Apa itu sistem failover ?

Sistem Failover

Sistem failover merupakan sebuah mode operasional backup yang dijalankan secara otomatis. Kondisi sistem yang digunakan untuk failover haruslah dalam posisi standby baik itu database, server ataupun jaringan.

Failover sangat penting sekali untuk sebuah bisnis critical yang membutuhkan ketersediaan sistem 100%. Dalam proses kerjanya failover system akan bekerja secara smooth berdasarkan permintaan yang muncul setelah diterima indikasi – indikasi sistem utama mengalami downtime.

Ulasan lengkap dan lebih mendetail terkait failover silahkan disimak pada artikel ini.

Kenapa harus menggunakan system failover ?

ada beberapa alasan kenapa anda harus menggunakan failover dalam membangun sistem komputer anda. diantaranya adalah :

  • Sangat baik dalam menghilangkan resiko downtime sehingga user dapat melakukan aktifitas seperti biasa tanpa terganggu masalah teknis.
  • Memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, bahkan pelanggan tidak akan mengetahui ketika sistem yang berjalan sedang terjadi masalah.
  • Memberikan waktu yang cukup kepada tim teknis untuk menyelesaikan masalah yang sesungguhnya. Tanpa harus tergesa gesa karena terganggu oleh sistem yang sedang downtime.
  • Dapat terhindar dari kerugian yang besar karena resiko akibat downtime yang terjadi.

Baca Juga : Business Continuity Dengan Storage Open-E

Kapan Infrastruktur Komputer Anda Harus Menggunakan Failover ?

Sistem failover

Banyak perusahaan yang belum menerapkan hal ini pada infrastruktur IT mereka dikarenakan biaya yang dibutuhkan ketika membangun sistem tersebut sangatlah besar.

Diproyeksikan biaya yang dibutuhkan setara dengan biaya ketika membangun Main System alias dua kali lipat biaya pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu beberapa perusahaan masih mempertimbangkan kapan infrastruktur mereka benar – benar membutuhkan sistem failover.

Beberapa pertimbangan yang dapat dijadikan acuan apakan infrastruktur anda sudah membutuhkan failover :

  • Apabila downtime yang terjadi pada perusahaan anda atau layanan anda dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar dari segi financial bagi anda dan pelanggan.
  • Apabila perusahaan yang anda kelola berhubungan dengan sistem pembayaran dan financial.
  • Segera gunakan backup failover apabila sering terjadi pemadaman atau kegagalan pada salah satu vendor infrastruktur dikarenakan kurangnya pilihan vendor di area tersebut.
  • Sulitnya ketersediaan barang apabila sewaktu waktu terjadi kerusakan hardware pada sistem infrastruktur.

Bagimana Failover Bekerja Pada Level Server ?

Pada level server, failover akan terpicu dengan penggunaan monitoring heartbeat system. Secara basic sistem ini menghubungkan dua buah unit server yang seccara fisik saling berhubungan baik menggunakan kabel maupun wireless. Apabila salah satu diantara dua server tersebut terdapat gangguan maka server secondary akang langsung mengambil alih operasional sistem secara keseluruhan.

Contoh penggunaan server level ini adalah sistem failover yang ada pada windows server. Service yang digunakan dalam menjalankan sistem ini pada windows server dinamakan Windows Server Failover Clustering (WSFC).

Failover Clustering Windows Server

Failover ini sering juga disebut continous availability. Server memberikan share resource dan data melalui system dan node 1 serta node 2 memiliki akses langsung cluster storage atau shared storage.

High availability cluster juga melakukan monitoring koneksi yang disebut dengan heartbeat or healt ke server lainnya. sehingga apabila pada satu waktu salah satu server bermasalah maka server lain akan menggantikan tugasnya.

Updated on January 17, 2023

Was this article helpful?

Need Support?
Can't find the answer you're looking for?
Contact Support

Leave a Comment