
Masalah saat pindah server dari satu datacenter ke datacenter lainnya kerap terjadi tanpa terencana. Pemindahan terkesan terburu buru tanpa melakukan breakdown problem di awal sebelum melakukan eksekusi.
Memindahkan server dari sebuah datacenter bukanlah hal yang sederhana. Hal ini bisa menganggu operasional bisnis bahkan menimbulkan kerugian finansial. Maka untuk membantu anda mempersiapkan proses ini lebih aman dan efisien, berikut lima masalah umum yang sering terjadi saat administrator server melakukan pemindahan server dan bagaimana mengatasinya.
1. Risiko Downtime yang Tidak Terkendali
Salah satu tantangan terbesar saat migrasi server adalah downtime. Ketika server tidak dapat diakses selama proses pemindahan, sistem operasional, website, dan layanan pelanggan ikut terganggu. Dampaknya bisa berupa penurunan produktivitas, kehilangan transaksi, bahkan reputasi bisnis yang menurun.
Hal ini pasti sudah diperkirakan lebih awal oleh para pemangku kepentingan. Namun tingkat antisipasi terhadap masalah ini belum tentu sesuai dengan apa yang seharusnya dijalankan. Maka solusinya untuk hal ini adalah
Solusi Risiko Downtime
Transportasi yang reliable
Gunakan jasa transportasi yang dapat dipercaya dan professional. Agar kita dapat dengan tenang melalui proses pindah server ini. Data di dalam server sangat penting dan tidak bisa diserahkan oleh pihak pihak yang belum professional.
Jadwal Migrasi Di Luar Jam Kerja
Pastikan anda melakukan pindah server dilakukan diluar jam kerja. Agar meminimalisir resiko mengganggu operasional dan kerugian finansial yang besar bagi pelanggan anda.
Gunakan Server Miror (backup server)
Jika memiliki infrastruktur yang lengkap, pastikan gunakan server backup , sehingga server dapat berpindah tanpa mengalami kendala sama sekali. Kekurangan dari opsi ini adalah biaya yang besar.
2. Keamanan Data Saat Proses Pindah Server
Resiko – resiko yang akan kita jumpai ketika melakukan pemindahan server adalah device yang terpasang di server perlu di lakukan penanganan khusus agar terhidar dari kerusakan yang fatal dan juga kehilangan.
Oleh karena itu, antisipasi terhadap risiko seperti kerusakan atau kehilangan data harus diprioritaskan untuk menghindari kerugian finansial yang signifikan selama proses relokasi.
Solusi Pindah Fisik Server

Backup
Pastikan seluruh data telah dicadangkan (backup) secara komprehensif sebelum proses pemindahan dimulai. Langkah ini krusial untuk meminimalisasi risiko kerugian data akibat insiden yang tidak terduga selama transportasi.
Salah satu ancaman terbesar adalah guncangan fisik. Media penyimpanan berbasis piringan (Hard Disk Drive/HDD) sangat rentan terhadap guncangan, yang dapat memicu kerusakan mekanis dan, pada akhirnya, corrupt atau kehilangan data permanen.
Pilih Layanan Pindah Server dengan Pelacakan dan Pengawasan Profesional
Prioritaskan penyedia jasa yang terbukti kredibel dan berpengalaman dalam menangani pengiriman barang bernilai tinggi (kritikal). Jasa pengiriman komersial umum mungkin tidak memiliki prosedur atau kesadaran memadai mengenai penanganan unit/barang dengan nilai substansial.
CBTP menyediakan pengiriman dengan protokol keamanan dan tanggung jawab penuh sampai rack tujuan.
Salah satu portofolio pengalaman kami yang berharga adalah relokasi satu full rack colocation dari fasilitas pusat data (data center) lain ke pusat data kami sendiri.
Keberhasilan relokasi ini telah memberikan pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga. Hal ini mengingat prosesnya membutuhkan perencanaan yang matang, implementasi yang memakan waktu, dan koordinasi intensif antar berbagai pihak terkait.
3. Ketidaksesuaian Infrastruktur di Datacenter Baru
Banyak kasus di mana server yang sudah dipindahkan tidak dapat langsung dipasang karena perbedaan ukuran rack, daya listrik, atau jenis koneksi jaringan. Hal ini sering menyebabkan penundaan dan memerlukan biaya tambahan.
Selain itu ukuran yang berbeda juga bisa menyebabkan rail server tidak bisa digunakan dan pada akhirnya harus ditumpuk. penumpukan seperti ini akan mengganggu airflow dari server.
Solusi Ketidaksesuaian Infrastruktur
Lakukan Survey Ke Lokasi Pindah Server Datacenter Baru
User wajib melakukan surver untuk mengetahui posisi dan lokasi dari server yang nantinya akan dipindahkan. Tahapan ini merupakan tahap yang cukup crucial sebelum dilakukan proses pengangkutan server di datacenter lama.
Buat Mounting Rack Design Yang Akurat
Gunakan software seperti visio dan lucid app untuk mendesign posisi server di rack cabinet. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan posisi mounting yang bisa menyebabkan pindah server lebih lama selesai.
Posisi server akan menentukan panjang kabel, sehingga harus ditentukan sejak awal. Karena mengacu pada kabel UTP atau FO yang tersedia yang telah terinstall di datacenter lama.

Baca Juga : Cara Mounting Server Ke Dalam Rack Cabinet
4. Konfigurasi Ulang Yang Rumit
Dalam proses pemindahan tentu akan banyak perubahan. Diantaranya adalah penyesuaian IP baru, DNS Update dan bisa juga pengaturan firewall yang baru.
Hal ini perlu dipersiapkan sebelum dilakukan pemindahan. Lakukan pencatatan dan tahapan pengerjaan yang terstruktur agar tidak banyak memakan waktu selama proses pemindahan server.
Solusi Konfigurasi Ulang Yang Rumit
Catat seluruh konfigurasi sebelum melakukan migrasi
Penting untuk mencatat semua konfigurasi dan juga backup konfigurasi. Pastikan design tidak mengalami perubahan besar. Implementasikan secara bertahap.
Susun Prioritas Dengan Tepat
Pastikan anda mengetahui mana penrangkat yang lebih dulu ingin dinyalakan. Prioritaskan sesuai dengan apa yang harus diproses lebih cepat.
Siapkan Cheklist Pindah Server
Jangan lupa agar memiliki Checklist agar susunan pekerjaan tidak ada yang tertinggal.

5. Biaya dan Waktu Pindah Server Yang Membengkak
Proses migrasi sering memakan waktu serta biaya yang lebih besar dari rencana awal. Bisa karena logistik dan teknis yang tidak dikelola dengan baik.
Maka perlu sekali pengkajian berulang kali untuk memastikan semua hal telah terencana dengan baik, sebelum proses migrasi dilakukan.
Solusi Masalah Biaya dan Waktu Yang Membengkak
Gunakan jasa dan layanan pindah server yang professional
Untuk memastikan waktu dan biaya tidak membengkak, maka ada baiknya tugas dan rencana diserahkan kepada pihak yang berpengalaman.
Perhitungan pemindahan satu server akan berbeda beda tergantung dari tingkat kerumitan interkoneksi antar server dan jaringan.
Berikan Tambahan Waktu
Seringkali kejadian tidak terduga seperti kendala kemacetan, administrasi dan lain sebagainya menjadi hal yang tidak diperhitungkan sebelumnya.
Maka ada baiknya project manajer memberikan tambahan waktu pada informasi ke pelanggan. Hal ini bisa membantu pengerjaan lebih tersusun dan rapih.